PWI-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tengah menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Selasa, 28 Desember 2021

31 Dec 2021 · 00:00 AM

UKW yang berlangsung di Hotel Lelemuku Masohi itu diikuti 12 peserta kategori Muda dari berbagai media massa.  
Selama dua hari para pekerja pers ini mengaktualisasikan kemampuan jurnalistiknya di hadapan para penguji.  
Sementara itu penguji yang didatangkan untuk menguji kompetensi wartawan Maluku Tengah yakni Suwardi Thahir dari Fajar Grop Makassar sebagai penguji satu dan Direktur Malukuterkini.com Izaac Tulalessy sebagai penguji dua. 
Karteker PWI Maluku Tengah Kayum Ely dalam sambutannya mengungkapkan, UKW menjadi sarana untuk meningkatkan bekal wartawan dalam menyikapi dan menghadapi tantangan digitalisasi saat tekuni profesi jurnalistik.
Ketika profesionalisme semakin menjadi tuntutan, maka upaya-upaya peningkatan kemampuan diri, wajib untuk terus menerus diasah. 
"UKW ini bertujuan untuk memastikan mutu dan kualitas para jurnalis di Maluku Tengah," ujar Kayum di acara pembukaan UKW.  
Kayum berharap dari hasil UKW ini wartawan yang dinyatakan lulus bisa meningkatkan kualitasnya dan dapat menghasilkan karya-karya terbaik sesuai dengan kode Etik Jurnalistik dan UU Pers.  
Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Sekertaris Daerah, Bahrum Kalauw, mengatakan kegiatan UKW  menjadikan para jurnalis lebih profesional dalam bekerja sesuai prinsip-prinsip dasar jurnalistik. 
Tuasikal mengatakan kebutuhan masyarakat modern saat ini bukan hanya pada sandang, pangan dan perumahan saja. 
"Melainkan juga kebutuhan akan komunikasi serta informasi yang cepat, akurat, objektif dan tidak diskriminatif," tandas Tuasikal. 
Bupati dua periode ini mengungkapkan, keberadaan media yang semakin banyak saat ini merupakan bukti semakin menguatnya keterbukaan informasi publik. 
Menurutnya, keberhasilan dan kesuksesan sebuah media tidak terlepas dari tugas seorang jurnalis atau wartawan yang profesional. 
" Wartawan yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi serta mematuhi kode etik jurnalis sebagaimana yang diatur dalam UU  No. 40 Tahun 1999 tentang Pers," kata Tuasikal.  
Tuasikal mengharapkan setelah mengikuti UKW,  para jurnalis di Maluku Tengah akan semakin banyak memiliki kemampuan jurnalistik yang memadai.